Sabtu, Mei 02, 2009
Sateeee
Kedua, diberi bumbu
Ketiga, dibakar
Keempat, siap makan
Kelima, ternyata hanya mimpi
Mimpi… mimpi tentang sate
Sate ayam yang menggiurkan
Tetapi sayang,
itu hanya mimpi
Sabtu, Desember 13, 2008
hero father
Minggu, Agustus 24, 2008
sepatuku
kau berwarna hitam
kau berkulit lembut
sewktu ku sekolah
kau selalu menemaniku
tak peduli diterpa air dan debu
tak terasa waktu telah berlalu
tetapi kau masih setia padaku
walau kau sudah usang
aku tetap menyayangimu
karena kau sudah melindungi kakiku
terima kasih sepatuku
ku tak tahu bagaimana membalas budimu
karena engkaulah sepatuku
Guru
Kau bagai lentera dalam pelita
Kau mengajariku dengan sepenuh hati
Kadang aku berlaku kasar ,
namun kau tetap sabar menasehatiku
Guru, jasamu tak akan bisa ku balas
Guru, sementara muridmu menjadi pengusaha
kau tetap saja menjadi seorang guru
Ya, Allah berikanlah berkah dan barokah
untuk guruku yang tulus
Ya, Allah berikanlah pahala dan balasan
untuk guruku yang tulus
Guru kau memang pahlawan yang berjuang,
melawan kebodohan
Guru, kau memang pantas disebut pahlawan,
tanpa tanda jasa
Bencana Alam
Banjir bandang di Jakarta
Lumpur panas di Sidoarjo
Dan sebagainya
Di koran, televisi, majalah
Menungut semua itu
Kenapa? Kenapa?
Apa salah kami ?
Salah kami atau salah mereka
Ya Tuhan berilah kami kesabaran
Agar kami dapat melewati ujian ini
Zizi dan Ziza
Zizi dan Ziza adalah murid penyihir dari sekolah penyihir di negri para penyihir, walaupun mereka kembar mereka tidak pernah akur mereka selalu bermusuhan .Pada suatu hari saat berlibur Zizi menemukan kodok di tasnya lalu dia melaporkannya kepada bu Zuina .
Ternyata yang melakukan itu Ziza dan Ziza juga menemukan kecoak di tasnya dan ternyata pelakunya adalah saudara kembarnya yaitu Zizi .Sejak saat itu Zizi dan Ziza dihukum,yaitu dikurung di gudang .Di gudang mereka harus belajar keras sedangkan teman temannya sedang berlibur “zi bu bon da vis ta !”teriak Zizi dan Ziza saat mengucapkan mantra kelinci menjadi burung ,cling…… kelinci Zizi berubah tapi berubah menjadi batu sedangkan Ziza juga menjadi batu, memang Zizi dan Ziza tidak pernah belajar di asrama mereka hanya bermain dengan teman temannya .
Suatu hari Zizi dan Ziza di pindah di kamar bawah tanah awalnya mereka menolak tapi mereka diancam dikeluarkan dari sekolah,karena takut dikelurkan akhirnya mereka tidak menolak .Suatu malam ada suara tangis Zizi dan Ziza ketakutan mereka saling berpelukan .Dibelakang tembok Didi dan teman teman mereka cekikikan, ternyata yang menakuti mereka adalah teman temannya, sebelum melakukannya teman teman mereka sudah minta izin kepada para guru, ternyata teman teman mereka mau membuat Zizi dan Ziza rukun, karena itulah para guru memperbolehkan teman teman Zizi dan Ziza menakutnakuti Zizi dan Ziza
Keesokan harinya Zizi dan Ziza mendapat undangan ulang tahun temannya Dandi, Zizi dan Ziza mulai sibuk mencari kado untuk Dandi.Di rumah Dandi, teman teman Zizi dan Ziza sibuk membuat rencana untuk membuat rukun Zizi daa Ziza, mereka memang tau Kalau perbuatan mereka tidak baik tapi nanti mereka akan membocorkan kelakuan mereka dan membocorkan maksud mereka .
Ketika saat memulai pesta Zizi dan Ziza datang dengan kadonya masing masing ketika mereka membuka pintu mereka sudah disambut dengan guyuran tepung dan telur “Wuaaaaaaaa!” jerit mereka. “Lo kok kosong?” gumam Zizi dan saudara kembarnya, perlahan mereka berjalan ke dalam ”Hallooo!” sapa mereka namun tak ada jawaban .
“Kejutan!” tengkorak menjawab dengan nada tinggi.”Aaaaaa! addd da teng teng ko kooo rak! Teriak mereka “ Bukan ini kami “Dandi dan teman teman mereka dengan tersenyum “ Apa maksud kalian?” Tanya Zizi dan Ziza melongo, maaf ya yang menakutnakuti kalian itu kami dan yang membuat jebakan tadi juga kami, kami hanya ingin membuat kalian rukun tegas mereka .Zizi dan Ziza tertunduk malu, sejak saat itu Zizi dan Ziza kembali rukun.

